RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Bupati Joune Ganda Diplomasi FiskalΒ  Pertegas Terapkan Prinsip Good Governance Yang Konsisten

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

π™ˆπ™„π™‰π™π™ – Bupati Minahasa Utara, π˜Ώπ™§ 𝙅𝙀π™ͺπ™£π™š 𝙅.𝙀. 𝙂𝙖𝙣𝙙𝙖, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026).
β€Ž
β€ŽDiketahui, Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada pembenahan masalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tingkat daerah.
β€Ž
β€Žβ€‹Agenda tersebut menyoroti usulan relaksasi regulasi mengenai batas maksimal belanja pegawai. Saat ini, banyak pemerintah daerah yang alokasi belanja pegawainya masih berada di atas angka 30% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
β€Ž
β€ŽAdapun ​langkah proaktif Joune Ganda ini menjadi bukti nyata komitmennya dalam mengawal pemenuhan hak-hak tenaga penunjang daerah. Ia juga berupaya menjaga komitmen mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih, terbuka, dan bertanggung jawab di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
β€Ž
β€Žβ€‹Bagi Kabupaten Minahasa Utara, kebijakan pusat yang membatasi belanja aparatur maksimal 30% dari APBD menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi, pemerintah daerah berkewajiban mengangkat tenaga honorer menjadi PPPK, namun di sisi lain ruang gerak anggaran sangat terbatas.
β€Ž
Di forum bersama Komisi II DPR RI tersebut, Bupati Joune Ganda menyuarakan pentingnya pelonggaran kebijakan serta penyusunan payung hukum baru yang lebih adaptif. Formulasi baru ini sangat dibutuhkan agar daerah memiliki landasan hukum yang aman dalam menjamin kesejahteraan pegawai tanpa mencederai aturan pengelolaan keuangan negara.
β€Ž
”Kehadiran kami di DPR RI merupakan langkah jemput bola sekaligus bentuk transparansi. Kami ingin ada kepastian hukum dan kesejahteraan yang layak bagi tenaga PPPK di Minahasa Utara. Namun, postur APBD juga harus tetap sehat, patuh pada aturan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya
β€Žβ€‹
β€Žβ€‹Diplomasi fiskal yang dilakukan Bupati Minut ke Senayan ini mempertegas penerapan prinsip good governance yang konsisten di wilayahnya. Penyesuaian regulasi yang diperjuangkan bertujuan agar penataan anggaran belanja pegawai di masa depan tidak memicu temuan pelanggaran administrasi oleh lembaga pemeriksa.
β€Ž
Minahasa Utara terus menunjukkan tren positif dalam pembersihan dan pembenahan sistem keuangan daerah dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wabup Kevin William Lotulung.
β€Ž
β€ŽKomitmen ini dibuktikan lewat keberhasilan Minut dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara berturut-turut.
β€Ž
Melalui sinergi regulasi baru bersama DPR RI, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimistis dapat menghadirkan solusi yang adil, hak kesejahteraan para pegawai PPPK dapat terpenuhi secara maksimal, sementara akuntabilitas dan integritas keuangan daerah tetap berjalan bersih serta aman dari risiko hukum.

Baca Juga :  Bupati JG Resmi Buka SNT 4 Minut dan SNT 13 Bolmong, Titik Awal Realisasi Program Presiden Prabowo di Bidang Pendidikan

(SR)

Berita Terkait

Realisasi Pajak Minut Capai Rp 82,28 Miliar, Opsen BBNKB dan Pajak Hiburan Lampaui Target, Bapenda Dorong Digitalisasi Pembayaran Mudahkan Wajib Pajak
Launching Banner Informasi Layanan di Seluruh Gerai Indomaret se-Minut, Kadis Lidya Warouw : Hadirkan Kemudahan dan Perluasan Informasi Publik β€Ž
Peduli Kesehatan Warga, Polsek Kauditan Bersama Forkopimcam Bagi Masker dan Suplemen Kesehatan Lindungi Bahaya Polusi serta Kabut Asap
Sasar Pulau Mantehage, Pemkab Minut Hadirkan Pelayanan Merata dan Pastikan Masyarakat Perbatasan Dapatkan Bahan Pokok Harga Terjangkau
Munas Kopek II 2026, Sekjen JG : APKASI Dukung Program Pengembangan Komoditas Kelapa, Peningkatan Produksi dan Hilirisasi Berjalan Beriringan
Diaku Global, Bupati Joune Ganda Terima Plaque of Recognition ICC : Minut Jadi Salah Satu Daerah Sentra Kelapa di Indonesia
Didampingi Kadistan Bertha, Sekda Minut Buka FGD, Dimulainya Kajian Strategis IPB University Tempatkan Minut Lokus Pengembangan Industri Kelapa Nasional
Pelantikan Dewan Pendidikan Minut Periode 2026 – 2031, Kadisdik Evelyn : Dukung Visi Misi Bupati Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Realisasi Pajak Minut Capai Rp 82,28 Miliar, Opsen BBNKB dan Pajak Hiburan Lampaui Target, Bapenda Dorong Digitalisasi Pembayaran Mudahkan Wajib Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Launching Banner Informasi Layanan di Seluruh Gerai Indomaret se-Minut, Kadis Lidya Warouw : Hadirkan Kemudahan dan Perluasan Informasi Publik β€Ž

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Sasar Pulau Mantehage, Pemkab Minut Hadirkan Pelayanan Merata dan Pastikan Masyarakat Perbatasan Dapatkan Bahan Pokok Harga Terjangkau

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Munas Kopek II 2026, Sekjen JG : APKASI Dukung Program Pengembangan Komoditas Kelapa, Peningkatan Produksi dan Hilirisasi Berjalan Beriringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Diaku Global, Bupati Joune Ganda Terima Plaque of Recognition ICC : Minut Jadi Salah Satu Daerah Sentra Kelapa di Indonesia

Berita Terbaru

Bolsel

Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel Ikuti Bimtek Legislasi

Rabu, 14 Okt 2026 - 23:52 WIB