πππππ – Anggaran sebesar kurang lebih Rp 2 miliar telah disiapkan melalui mekanisme pergeseran APBD 2026 untuk menangani kerusakan jalan yang dinilai mendesak.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan langkah percepatan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah titik kritis.
Kepada sejumlah media, βKepala Dinas PUPR Minut, π±ππππ π»ππππππππ, mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama dalam waktu dekat adalah perbaikan akses jalan di Desa Sangkilang.
ββDana ini dialokasikan khusus untuk pemeliharaan serta rehabilitasi jalan yang memang memerlukan penanganan cepat, dan Jalan Sangkilang masuk dalam daftar prioritas tersebut,β ujar Jorry pada Senin (13/4).
ββLanjut dijelaskan Tintingon, βSelain wilayah Sangkilang, beberapa ruas jalan lain yang juga akan mendapatkan penanganan meliputi jalur SonsiloβMubene, Talawaan Atas, hingga Warukapas.
“Metode perbaikan akan bervariasi tergantung tingkat kerusakan, mulai dari pemeliharaan rutin hingga penggunaan paving pada titik-titik tertentu.” jelasnya
βTerkait kondisi jalan di Desa Paputungan yang sempat viral di media sosial karena kerusakannya, Jorry memberikan apresiasi atas inisiatif warga yang melakukan kerja bakti secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut.
ββββKami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa terhadap lingkungan mereka,β apresiasinya
βUntuk itu, Jorry memastikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Perbaikan permanen untuk Desa Paputungan telah masuk dalam hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan diproyeksikan menjadi prioritas pembangunan infrastruktur pada awal tahun anggaran 2027 mendatang.
(SR)





