๐๐๐๐๐ โโ Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33 Tingkat Kabupaten, Bupati Minahasa Utara (Minut), ๐ซ๐. ๐ฑ๐๐๐๐ ๐ฑ. ๐ฌ. ๐ฎ๐๐๐ ๐, ๐บ.๐ฌ., ๐ด.๐จ.๐ท., ๐ด.๐ด., ๐ด.๐บ๐., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), berlangsung di Lapangan Kantor Bupati, Senin (29/6/2026).
Tahun ini, โPeringatan Harganasย mengusung tema yang relevan, yaitu โAyah Wajib Hadirโ.
โDalam amanatnya, Bupati Joune Ganda sempat membagikan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Tangier, Kerajaan Maroko, beberapa waktu lalu.
โIa menceritakan bagaimana sistem keamanan di sana berjalan dengan sangat baik dan โkeadaan di sana sangat aman.
โโโSaya memastikan sendiri dengan berjalan kaki di beberapa tempat hingga pukul dua dini hari. Apa yang kami sampaikan tentang moderasi umat beragama di sana, mungkin disana sudah jauh lebih baik, kuncinya adalah sumber daya manusia. Jika SDM-nya bagus, maka tidak perlu diragukan lagi negaranya pasti akan maju,โ ujar Joune Ganda
โโDikesempatan itu juga, Bupati JGย membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Menteri Wihaji menegaskan bahwa pembentukan generasi yang cerdas, berkarakter, dan tangguh harus dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu Peningkatan kualitas SDM ini bertumpu pada tiga pilar utama, diantaranya ;
*โKesehatan (termasuk upaya krusial dalam pencegahan stunting).
*โPendidikan Karakter.
*โKetahanan Mental.
Pengasuhan yang berkualitas dan penguatan nilai-nilai karakter sejak dini dinilai sebagai investasi jangka panjang yang penting untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
โโGerakan โAyah Wajib Hadirโ dan Pengawasan Gawai Selaras dengan tema tahun ini, Menteri Wihaji melalui Bupati Joune Ganda mengajak para ayah untuk terlibat lebih aktif dalam pengasuhan anak.
Kehadiran sosok ayah baik secara fisik maupun emosional terbukti berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan kesehatan mental anak.
โโTak hanya itu, para orang tua juga diimbau untuk lebih ketat mengawasi penggunaan gawai (gadget) oleh anak-anak. Hal ini penting agar pemanfaatan teknologi dapat diarahkan ke hal-hal yang produktif, serta tidak mengganggu perkembangan sosial maupun emosional anak.
Diketahui, Harganas diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa bersejarah โYogya Kembaliโ pada 29 Juni 1949. Momentum kembalinya para pejuang kemerdekaan ke pangkuan keluarga mereka inilah yang menginspirasi lahirnya Hari Keluarga Nasional, yang pertama kali diperingati pada tahun 1993.
โโMelalui momentum Harganas ke-33 tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap seluruh masyarakat semakin menyadari pentingnya fungsi keluarga.
“Dengan keluarga yang harmonis, tangguh, dan sejahtera, modal utama berupa SDM unggul dapat terwujud demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.” kunci Bupati Joune Bacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN
(SR)






