Diberitakan atas Dugaan Abusive, Monopoli, Mangkir! Maneger PT. KKI Angkat Bicara.

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tagarsulut.com  Bolmong – Terkait pemberitaan yang beredar dimedia Online dan Media Sosial soal PT. KARUNIA KASIH INDAH (KKI) Perkebunan Kelapa Sawit, yang lokasinya berada di Desa Bolangat, Kecamatan Sangtombolang. Dimana! Meminta kepada Pemda Bolmong untuk bersikap tegas dan mengaudit karena diduga PT.KKI ada penyalahgunaan (Abusive) Monopoli Lahan dan mangkir tanggung jawab dari CSR, Red

Mengenai isu yang terkait diatas Maneger PT. KKI yakni Bpk. Suyono Joyo Negoro angkat bicara dan memberikan hak jawab kepada awak media ini di kantor PT. KKI Desa lalow Kec. Lolak, Rabu 03/06/2026.

Saat dikonfirmasi Maneger PT. KKi yang sering disapa Pak Yono memberikan sedikit pujian kepada pembuat berita, menurutnya pihak perusahaan tidak merasa keberatan jika ada Wartawan, LSM dan Ormas yang memantau kinerja Perusahaan sangatlah wajar sebagai koreksi dari kekurangan didalam internal Perusahaan

“saya tidak keberatan dengan pemberitaan yang beredar, jika itu fakta maka akan jadi bahan evaluasi kami, dan jika itu tidak sesuai fakta maka saya sebagai warga negara yang dilindungi oleh Hukum saya juga berhak memberikan Hak jawab untuk menjaga Marwah Perusahaan kami apa terlebih jika beritanya tidak berimbang karna tidak dikonfirmasi” kata Yono

Ia menanggapi lebih lanjut singgungan tentang Legalitasnya status tanah HGU yang ± 313 Ha. Beserta izin Operasionalnya itu sesuai aturan.

“ soal status tanah HGU yang kini bersertifikat tahun 2016 hingga 2050 itu memang benar sesuai SK.HGU dan SHGUnya itu valid makanya jika mereka datang konfirmasi kesaya, saya pasti akan tunjukan ke absahannya jika kurang puas silahkan langsung Ke BPN biar tidak ada Narasi mafia sertifikat, begitu juga dengan izin operasional kalau kurang puas silahkan ke Kantor Perizinan biar tidak ngambang informasinya” Ujar Yomo

Baca Juga :  Kapolres Kotamobagu Laksanakan Bedah Rumah Melalui Gerakan MOTABI

Pak Yono juga mengatakan tidak ada penindasan terhadap hak-hak rakyat seperti yang deberitakan, ia menilai bahasa seperti itu teralalu berlebihan.

“kami disini investor sebagai tamu dari masyarakat Bolangat dan kami hanya pendatang, jika benar kami menindas Hak-hak Masyarakat tentu kami sudah lama diusir oleh Masyarakat setempat, Justru Masyarakat dilingkar Perusahaan kami berdayakan, kami ajak sebagai tenaga kerja dan untuk para penggarap yang ada di dalam HGU nanti akan kimi tata kembali sehingga ada pemerataan garapan bagi masyarakat khususnya desa Bolangat dan Bolangat Timur ”imbuhnya saat ditemui dikantor

Kemudian ia melanjutkan tentang RTRW, mengenai lahan tersebut apakah Lahan Perkebunan atau Lahan persawahan, ditanggapinya sebelum di alihkan ke PT.KKI Lahan HGU tersebut milik PT. Wahana Kelapa Sakti dan isinya Perkebunan kelapa dalam.

“lahan itu sebelum di alihkan ke PT. KKI statusnya lahan Perkebunan kelapa dalam yang dikelola oleh PT. WKS selama 30 Tahun kemudian di alihkan ke PT. KKI statusnya masih tetap sama, lahan Perkebunan hanya saja isinya berbeda, kami mengelola kelapa sawit” Ujarnya

Baca Juga :  Kasus Pemukalan Wartawan,  Kinerja Polsek Poigar Disorot

Selanjutnya tentang masalah CSR, menurutnya jika PT. KKI itu mengelolah tanaman, bukan mengelola tambang tentu mekanismenya berbeda, Tanaman menunggu Hasil Produksi sedangkan Pertambangan Langsung Produksi.

“CSR itu adalah Kewenangan dan wajib di Penuhi oleh Perusahaan, Perusahaan kami mengelola Kelapa sawit tentunya butuh waktu yang lama untuk Produksi selama 9 tahun itu masih dalam perawatan kemudian pada tahun 2019 sampai 2022 ada Covid tentunya segala aktifitas Perusahaan kami hentikan, setelah berakhir Covid baru dirawat lagi. Nanti Produksinya baru Tiga Tahun terakhir ini itupun belum stabil. Walaupun begitu saya juga sudah sering mengeluarkan apa yang menjadi kewenangan Program Pembangunan Desa diwilayah Lingkar Perusahaan bagi yang mau bekerja sama dengan kami, “ Jelasnya

Pada penutup wawancara maneger PT. KKI memberikan tanggapan kepada awak media ini yakni tentang saluran irigasi yang tidak mengalir kepersawahan, Maneger mengatakan itu tidak ada hubungan dengan pihak Perusahaan kalaupun kondisi sekarang irigasi menjadi tidak berfungsi mungkin karena kurangnya perawatan dari pihak Balai.

“saluran air yang kami gunakan itu tidak ada kaitannya dengan irigasi, kami ada saluran sendiri yang kami buat sendiri, jika airnya tidak jalan atau tersumbat itu bukan kewenangan perusahaan dalam perawatan sebab irigasi tersebut bukan milik PT.KKI” Tutup Yono*

Jul PM

Penulis : Julkifky Paptungan Manggopa

Editor : Julkifky Paptungan Manggopa

Berita Terkait

LBI dan Filosofis “Mo’oaheran” Menghapus Sekat dan Batas dalam Dekapan Toleransi
Kasat Baru Reskrim Polres Bolmong IPTU Hardy Yanto Daenk Perdana Silaturahmi dengan Insan Pers, Media Sangat Penting Sebagai Mitra Strategis
Ketua LPK RI BMR Desak Tertibkan PETI di Monsi Edwin :Jangan Tunggu Nanti Ada Korban Lagi
Sukses Digelar, Jadi Juri Kehormatan di Final Retel Minawerot, Kak Joune Ganda Bangga Berada di Tengah Generasi Harapan Gereja dan Bangsa
Dugaan Penyeludupan Batu Hitam, LAKI Sebut Polsek Poigar ‘Tutup Mata’
Dorong Disiplin, Loyalitas, dan Inovasi Pelayanan Publik, Bupati Iskandar Lantik Pejabat Baru
Kasus Pemukalan Wartawan,  Kinerja Polsek Poigar Disorot
Dugaan Pemotongan BLT Kesra   Poigar 3  Diakui Camat ,Divkum LPKRI : Itu Pungli
Berita ini 84 kali dibaca
Foto: Papan informasi PT.KKI, Pohon kelapa sawit, dan sejumlah tenaga kerja

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:18 WIB

Diberitakan atas Dugaan Abusive, Monopoli, Mangkir! Maneger PT. KKI Angkat Bicara.

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:29 WIB

LBI dan Filosofis “Mo’oaheran” Menghapus Sekat dan Batas dalam Dekapan Toleransi

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:43 WIB

Kasat Baru Reskrim Polres Bolmong IPTU Hardy Yanto Daenk Perdana Silaturahmi dengan Insan Pers, Media Sangat Penting Sebagai Mitra Strategis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:34 WIB

Ketua LPK RI BMR Desak Tertibkan PETI di Monsi Edwin :Jangan Tunggu Nanti Ada Korban Lagi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:37 WIB

Sukses Digelar, Jadi Juri Kehormatan di Final Retel Minawerot, Kak Joune Ganda Bangga Berada di Tengah Generasi Harapan Gereja dan Bangsa

Berita Terbaru