TagarSulut.com,BOLSEL– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kecamatan Helumo berlangsung khidmat di Lapangan Desa Duminanga, Jumat (24/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Bupati hadir bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid dan Ketua TP-PKK Bolsel Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo. Kegiatan ini juga dihadiri anggota DPRD Bolsel, unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, camat, sangadi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Kecamatan Helumo.
Mengusung tema “MOTIHELUMO MOMONGU LIPU” yang berarti Gotong Royong Membangun Kecamatan, peringatan tahun ini menjadi ajakan untuk memperkuat kebersamaan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah.
Dalam amanatnya, Bupati Iskandar Kamaru menegaskan bahwa hari jadi Kecamatan Helumo bukan sekadar perayaan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat atas perjuangan para tokoh pemekaran yang telah berjuang menghadirkan kecamatan baru demi mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
“Kita patut mengenang dan menghargai jasa para pejuang pemekaran. Berkat perjuangan mereka, pelayanan pemerintahan menjadi lebih dekat, pembangunan semakin merata, dan masyarakat memperoleh akses yang lebih baik terhadap berbagai layanan publik,” ujar Iskandar.
Ia menjelaskan, pembentukan Kecamatan Helumo yang kini terdiri dari tujuh desa bukan bertujuan membangun sekat antardaerah, melainkan memperkuat efektivitas pemerintahan serta mempercepat pembangunan di seluruh wilayah.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat persatuan yang telah diwariskan para pendahulu. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan warga yang terus berkontribusi menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan di Kecamatan Helumo.
Di tengah tantangan pembangunan dan kebijakan efisiensi anggaran, Iskandar menilai budaya gotong royong harus kembali menjadi kekuatan utama masyarakat.
“Semangat MOTIHELUMO MOMONGU LIPU harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Mari kita hidupkan kembali budaya Motiayo dan Mohuyula untuk membangun lingkungan, memperbaiki infrastruktur sederhana, serta meningkatkan produktivitas pertanian demi memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan musim hujan untuk mengoptimalkan sektor pertanian agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.
Menutup sambutannya, Iskandar mengajak seluruh peserta upacara memanjatkan doa bagi para tokoh pemekaran Kecamatan Helumo yang telah berpulang. Ia berharap semangat pengabdian mereka terus menginspirasi generasi penerus dalam membangun Kecamatan Helumo yang semakin maju.






