๐๐๐๐๐ – Bupati Joune Ganda secara resmi melakukan groundbreaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda, di Desa Talawaan Atas, Jumat (27/3/2026).
Ini sebuah babak baru, sejarah baru yang diukir di tanah Minahasa Utara.

Ini bukan sekadar seremoni peletakan batu pertama; ini adalah simbol runtuhnya dinding isolasi yang selama puluhan tahun membelenggu potensi warga.
Selama ini, kondisi geografis yang berbukit curam dan bentangan sungai yang luas menjadi โtembok raksasaโ bagi kemajuan desa. Namun hari ini, tantangan alam itu dipaksa tunduk.

Pembangunan jembatan gantung ini menjadi tonggak krusial yang menyambungkan kembali denyut nadi wilayah yang sempat terputus.
Dalam pidato yang penuh semangat, Bupati Joune Ganda melayangkan apresiasi setinggi langit kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI melalui program karya bakti.

โโโโJembatan Perintis Garuda bukan sekadar beton dan baja. Ini adalah solusi nyata, sebuah โurat nadiโ baru yang akan memacu kencang jantung perekonomian rakyat!โ tegas Joune Ganda.
Dikesempatan itu, Ia juga menekankan bahwa jembatan ini akan menjadi jalur emas bagi komoditas unggulan daerah.

Tidak akan ada lagi cerita petani kelapa, pala, dan jagung yang kesulitan memasarkan hasil bumi mereka.
*โEfisiensi Distribusi: Memangkas waktu tempuh secara drastis.
*โLedakan Produktivitas: Menghubungkan ladang langsung ke pasar.
*โKesejahteraan Nyata: Meningkatkan taraf hidup di setiap sudut desa.
*โKemanunggalan TNI: Negara Hadir di Garis Depan.

โโSenada, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa proyek ini adalah bukti otentik bahwa negara tidak pernah tidur dalam melayani rakyatnya.
โโโโIni adalah wujud nyata kepedulian negara. TNI hadir bukan hanya untuk menjaga kedaulatan, tapi untuk memastikan setiap warga negara bisa merasakan akses pembangunan yang merata,โ ujar Pangdam dengan nada mantap.
(SR)






