TagarSulut.com – Bolmong 17 -08-2026, TABE ,TABI, BO TANOB KON UTATKU KOMINTAN KON LOPA’ IN TOTABUAN
Refleksi HUT RI ke-81: Menoleh ke Belakang, Menata Langkah ke Depan Bersama Nilai Adat Bolaang Mongondow,
81 tahun sudah Indonesia merdeka, 81 tahun juga Tanah Totabuan, Tanah Mongondow, ikut mengisi kemerdekaan ini dengan keringat, doa, dan pengorbanan.
Sebagai Ketua DPW Ormas Adat LASKAR BOGANI INDONESIA (LBI) Bolaang Mongondow, saya mengajak kita semua untuk sejenak muhasabah dan merefleksikan 3 hal:
Refleksi Pengorbanan
Kita tidak boleh lupa. Kemerdekaan ini ditebus dengan darah para syuhada. Termasuk para pejuang dari Bolmong Raya yang gugur menjaga NKRI.
Refleksi kita! Apakah kita sudah menghargai pengorbanan itu dengan menjaga persatuan?

Refleksi Jati Diri:
Di usia 81 tahun, tantangan terbesar bukan lagi penjajah, tapi lupa diri. Bahasa Mongondow mulai ditinggalkan anak muda. Adat istiadat mulai tergeser. Tanah adat mulai terabaikan. Apakah kita sudah Mototabian – saling mengingatkan – agar anak cucu tetap bangga jadi tou Mongondow?

Refleksi Pengabdian
Tema HUT RI ke-81: “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”
Ini tugas kita bersama. Ormas Adat punya peran, menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Menjaga Mototompiaan di kampung. Menjaga Mototanoban di wilayah adat. Mengawal agar pembangunan tidak melupakan nilai dan kearifan lokal.
Penutup Refleksi:
Merdeka bukan hanya perayaan 17 Agustus. Merdeka itu setiap hari. Merdeka ketika kita berani jujur, berani bersatu, dan berani menjaga warisan leluhur. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata. Agar di HUT RI ke-100 nanti, anak cucu kita bisa berkata: “Kakek nenek kami orang Mongondow, telah menjaga adat dan menjaga Indonesia”
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Merdeka!
Oleh MOH. FAJRI BUHOHANG, S.E
Ketua DPW Ormas Adat LBI Bolmong.
Pewarta : Julkifly P Manggopa/Humas LBI Bolmong






