๐๐๐๐๐ – Bupati ๐ฑ๐๐๐๐ ๐ฎ๐๐๐ ๐ memantau sekaligus membuka Token Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP Tahun 2026, di SMP Negeri 1 Kauditan, Rabu (8/4/2026).
Di hadapan para siswa dan tenaga pendidik, Joune Ganda menegaskan bahwa TKA kini bukan lagi sekadar alat ukur nilai, melainkan bagian dari strategi besar membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Ia juga menjelaskan, sistem evaluasi telah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya siswa terbiasa dengan pola soal numerik yang kaku, kini pendekatan literasi menjadi fokus utama. Soal tidak lagi hanya berbasis angka, tetapi dikemas dalam bentuk narasi yang menuntut pemahaman konteks.
Sehingga perubahan ini, penting untuk membentuk pola pikir yang lebih utuh. Siswa ditantang tidak hanya menghitung, tetapi juga menganalisis, mengurai persoalan, hingga menarik kesimpulan secara logis.
โDi sinilah daya nalar itu terbentuk. Ada kombinasi antara logika berhitung dan kemampuan memahami cerita,โ ungkapnya
โPada kesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), yang dinilai konsisten mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah.
โโIni bukti nyata kehadiran negara dalam memperbaiki fasilitas pendidikan,โ katanya.
โTurut hadiri Kepala BPMP Sulawesi Utara, Febry Dien, serta Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Utara, Jofieta Supit dan Camat Kauditan Vilma Anthonie.
(SR)





