๐๐๐ฃ๐๐๐๐จ๐ – Bupati Minahasa Utara, ๐ซ๐ ๐ฑ๐๐๐๐ ๐ฎ๐๐๐ ๐, membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 4 Minahasa Utara dan SNT 13 Bolaang Mongondow, bertempat di Balai Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Pineleng, Minahasa, Senin (10/8/2026).
Dikesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda menyebutkan bahwa pembukaan MPLS ini menjadi titik awal dan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara serta Kabupaten Bolaang Mongondow dalam merealisasikan program strategis Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan melalui Kementerian Pendidikan.
โโIni merupakan satu kebanggaan, prestasi, serta wujud sinergitas Pemkab Minut dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulut, khususnya BPMP,โ terang Joune ke sejumlah awak media
โโGanda juga memberikan pesan semangat kepada para peserta didik baru agar memanfaatkan momentum MPLS untuk bersosialisasi dan mengejar cita-cita.
โโManfaatkan kesehatan, jadikan setiap hari di sekolah sebagai kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan bakat yang Tuhan anugerahkan kepada kalian,โ pesannya
Untuk itu, Bupati Joune mengajak seluruh elemenโmulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tuaโuntuk menjadikan MPLS momentum mempererat hubungan harmonis antara lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
โMenurutnya, kolaborasi yang baik akan membantu anak mengenali potensi diri dan tumbuh menjadi generasi berkarakter.
“Selamat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah di Sekolah Nasional Terintegrasi. Ini menjadi awal yang indah dalam perjalanan pendidikan kalian, sekaligus menjadi fondasi lahirnya generasi Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow yang unggul, berkarakter, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,โ ucap Joune
โSenada, Kepala Dinas Pendidikan Minut, ๐ฐ๐ ๐ฑ๐๐๐๐๐๐ ๐ต ๐บ๐๐๐๐, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini, hanya Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara yang berhasil memenuhi syarat untuk mendirikan SNT.
โโJofieta merinci, untuk SNT 4 Minahasa Utara, dari total 120 pendaftar, sebanyak 40 siswa dinyatakan lolos seleksi. Para siswa tersebut dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel), yang masing-masing terdiri dari 20 orang.
โโโPatut disyukuri dan menjadi kebanggaan, 40 orang siswa ini menjadi angkatan pertama Sekolah Nasional Terintegrasi,โ ungkap Jofieta.
Ditekankan, keberhasilan penyelenggaraan program ini tidak lepas dari dukungan penuh Bupati ๐๐ฐ๐ถ๐ฏ๐ฆ ๐๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข dan Wakil Bupati ๐๐ฆ๐ท๐ช๐ฏ ๐๐ช๐ญ๐ญ๐ช๐ข๐ฎ ๐๐ฐ๐ต๐ถ๐ญ๐ถ๐ฏ๐จ (๐๐-๐๐๐).
โโTurut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Prov. Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si., Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Doni Lumenta, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sulut, Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si., serta Kepala BPMP Prov. Sulut, Febri H. J. Dien, S.T., M.Inf.Tech (Man), Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Kab. Minahasa Utara, Umbase Mayuntu, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kab. Minahasa Utara, Ir. Jofieta N. Supit, M.Si., serta para Kepala Sekolah, guru, dan tenaga kependidikan SNT.
(SR)
โ






