๐ ๐ผ๐๐ผ๐๐๐ผ – Langkah strategis Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tengah menggeser arah kebijakan investasi sektor pelesiran nasional secara agresif guna memecah konsentrasi modal yang selama ini menumpuk di Bali, sekaligus menciptakan episentrum pertumbuhan ekonomi baru berbasis lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Pariwisata (menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa potensi pariwisata Indonesia jauh lebih luas dari sekadar Bali. Menurutnya, akselerasi pembangunan di luar Bali kini menjadi agenda mutlak melalui cetak biru (blueprint) yang bertanggung jawab dan berorientasi jangka panjang.
โKomitmen ini sekaligus merespons tren pasar global yang mulai bergeser ke arah wellness tourism (wisata kebugaran) dan pencarian pengalaman otentik.
โโUntuk mengurai kepadatan tersebut, pemerintah telah menetapkan peta jalan pengembangan ekosistem yang bertumpu pada 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP). Zona akselerasi ini mencakup:
โDanau Toba (Sumatera Utara)
โโBorobudur (Jawa Tengah)
โโMandalika (Nusa Tenggara Barat)
โโLabuan Bajo (Nusa Tenggara Timur)
โโLikupang (Sulawesi Utara)
โโTanjung Kelayang (Bangka Belitung)
โโBromo Tengger Semeru (Jawa Timur)
โโWakatobi (Sulawesi Tenggara)
โโMorotai (Maluku Utara)
โ๐๐๐ ๐ช๐ฅ๐๐ฃ๐ Jadi Bukti Konkret Manifestasi dari kebijakan pemerataan infrastruktur premium ini mulai terlihat nyata di lapangan, salah satunya di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Sebagai salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang mengandalkan keindahan pantai, wisata bawah laut, serta ekologi pesisir, terbukti mampu menarik minat investor global.
Menurutnya, โSejak ditetapkan sebagai salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas (DSP) oleh Pemerintah Pusat, Likupang kerap dinilai tertinggal dalam akselerasi infrastruktur dibandingkan dengan Bali, Borobudur, atau Labuan Bajo.
โโKehadiran Club Med bersama dengan pembukaan koridor hotel premium lain seperti Marriott Hotel berperan sebagai stempel validasi global. Nilai tawar utamanya berada pada aspek pemandangan lepas yang menghadap langsung ke Laut Maluku serta lanskap megah Gunung Klabat.
โMasuknya modal asing ini membuktikan bahwa daya tarik alam bawah laut dan pesisir Minahasa Utara memiliki kelayakan bisnis di mata investor kelas dunia.
โDengan hadirnya akomodasi berskala internasional di wilayah kepemimpinan duet kepala daerah milenial, Bupati ๐ซ๐. ๐ฑ๐๐๐๐ ๐ฑ.๐ฌ. ๐ฎ๐๐๐ ๐ dan Wakil Bupati ๐ฒ๐๐๐๐ ๐พ๐๐๐๐๐๐ ๐ณ๐๐๐๐๐๐๐, menjadi bukti sahih bahwa kawasan di luar Bali memiliki daya pikat investasi yang sangat kompetitif.
โKemudian, dari aspek tata kelola, Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, ๐น๐๐๐๐ ๐ฏ๐๐๐ ๐๐๐๐๐, mengungkapkan bahwa seluruh masukan dari pelaku usaha dalam forum investasi akan dijadikan pijakan untuk mereformasi regulasi penanaman modal agar lebih hijau dan inklusif.
โTak hanya itu, pembenahan juga menyasar sektor digital. Pemerintah menerapkan integrasi sistem verifikasi berbasis Application Programming Interface (API).
โโDiketahui, langkah ini diambil untuk memastikan seluruh platform akomodasi online (Online Travel Agent) hanya memasarkan properti yang telah mengantongi izin resmi. Dengan penataan menyeluruh, pertumbuhan sektor pariwisata nasional diproyeksikan tidak lagi bersifat sentralistik, melainkan tumbuh merata dan berkelanjutan di berbagai penjuru tanah air.
(SR)






