Forum Elit BI Jadi Panggung Iskandar Tegaskan Arah Baru Ekonomi Bolsel

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TagarSulut.com,BOLSEL– Upaya memperluas akses keuangan daerah dan memperkuat ekonomi syariah berbasis pangan lokal kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Komitmen itu dipaparkan langsung Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru, saat tampil dalam High Level Meeting (HLM) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, di Manado, Senin (23/2/2026).

Forum strategis tersebut dirangkaikan dengan rapat koordinasi TPID, TP2DD, TP2ED, TPAKD, dan KDEKS tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Hadir dalam agenda itu Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, para kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi TPAKD dan KDEKS

Dalam paparannya, Iskandar menjelaskan langkah konkret Pemkab Bolsel melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Program KDEKS, kata dia, dijalankan melalui kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan Bank Indonesia.

Program ini diarahkan untuk mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjamin ketersediaan pangan bergizi dan halal bagi masyarakat. Fokusnya mencakup penguatan ekosistem pangan daerah melalui dukungan Program Makan Bergizi Gratis serta percepatan target Wajib Halal Oktober (WHO) 2026.

Baca Juga :  63 Pangkalan LPG di Bolsel Belum Ber-NIB, DPRD Desak Penertiban dan Pengawasan Ketat

“Program KDEKS ini bukan hanya tentang penguatan ekonomi syariah, tetapi juga upaya nyata pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan pangan yang aman, sehat, dan halal bagi masyarakat. Kami ingin ekosistem halal di Bolaang Mongondow Selatan tumbuh kuat dari hulu hingga hilir sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah,” ujar Iskandar.

Tantangan Juru Sembelih Halal

Ia mengungkapkan, Bolsel saat ini telah memiliki empat Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan 20 Rumah Pemotongan Unggas (RPU). Namun, jumlah tenaga Juru Sembelih Halal (Juleha) tersertifikasi baru empat orang.

Keterbatasan sumber daya manusia tersebut menjadi tantangan serius dalam mempercepat industri halal daerah.

“Tantangan keterbatasan tenaga Juleha menjadi perhatian serius kami. Karena itu, Pemda Bolsel berkomitmen memperluas sertifikasi melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama dan mitra strategis, agar kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan lokal semakin meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Bolsel Mulai Bedah LKPJ 2025, Tegaskan Pengawasan Ketat

Penandatanganan MoU dan Data IPM

Dalam kesempatan itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara Pemprov Sulut dan 15 kabupaten/kota bersama Bank SulutGo, serta MoU dukungan program KDEKS berupa sertifikasi halal RPU di Bolsel.

Sementara itu, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan bahwa pembangunan Sulawesi Utara diarahkan pada prinsip kesetaraan dan pemerataan. Ia memaparkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut telah mencapai sekitar 76,3 persen dengan tren semakin berimbang antarwilayah. Khusus Bolsel, IPM disebut meningkat dari 69 menjadi 70,3 persen.

“Capaian ini menunjukkan progres yang patut kita syukuri dan terus kita dorong. Daerah-daerah yang masih membutuhkan percepatan, seperti Bolsel, akan menjadi prioritas dalam penguatan program-program Pemprov Sulut,” ujarnya.

Dalam agenda tersebut, Bupati Iskandar turut didampingi tim TPID, TP2DD, TP2ED, TPAKD, dan KDEKS Kabupaten Bolsel.

Penulis : Bobi Korompot

Berita Terkait

Wabup Deddy Kunjungi Wisata Hiu Paus di Bone Bolango, Kembangkan Wisata Bahari di Bolsel
Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel Ikuti Bimtek Legislasi
Cegah Gangguan Pernapasan, Pemkab Bolsel Ajak Masyarakat Gunakan Masker
Enam Desa di Bolsel Akan Miliki KNMP
Tata Ruang Bolsel Lebih Terarah, RDTR Posigadan Digodok
Melalui Dinkes, Pemkab Bolsel Evaluasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Pemkab Bolsel Gelar FGD Pembahasan RTRW
Pelantikan PWI Bolsel Segera Dilaksanakan, Ini Pesan Positif Ketua Viko Karinda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Wabup Deddy Kunjungi Wisata Hiu Paus di Bone Bolango, Kembangkan Wisata Bahari di Bolsel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel Ikuti Bimtek Legislasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Cegah Gangguan Pernapasan, Pemkab Bolsel Ajak Masyarakat Gunakan Masker

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Enam Desa di Bolsel Akan Miliki KNMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Tata Ruang Bolsel Lebih Terarah, RDTR Posigadan Digodok

Berita Terbaru

Bolsel

Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel Ikuti Bimtek Legislasi

Rabu, 14 Okt 2026 - 23:52 WIB