Kerja Fleksibel ASN Diterapkan Pemkab Bolsel, Pengawasan Diperketat

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TagarSulut,BOLSEL- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Pemkab Bolsel) resmi menerapkan Flexible Work Arrangement (FWA) atau fleksibilitas kerja berbasis lokasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai Senin, 12 Januari 2026.

Kebijakan ini diberlakukan untuk menyesuaikan pola kerja ASN agar lebih adaptif dan berorientasi pada hasil. Meski demikian, Pemkab Bolsel menegaskan bahwa penerapan FWA tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan disiplin maupun kualitas pelayanan publik.

Penerapan FWA merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul, yang selanjutnya dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy.

Sekda Bolsel, M. Arvan Ohy, menegaskan bahwa fleksibilitas kerja bukan bentuk kelonggaran disiplin ASN, melainkan perubahan cara kerja yang menekankan tanggung jawab dan capaian kinerja.

Baca Juga :  Cegah Gangguan Pernapasan, Pemkab Bolsel Ajak Masyarakat Gunakan Masker

“Hari ini FWA resmi dimulai. Saya tegaskan, ini bukan waktu libur. Lokasi kerja bisa fleksibel, tetapi target kinerja dan output tetap wajib dipenuhi,” tegas Arvan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas kerja ASN tanpa mengurangi akuntabilitas. Oleh karena itu, pengawasan selama pelaksanaan FWA akan dilakukan secara ketat dan berjenjang.

Menurut Arvan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki kewenangan penuh dalam mengawasi ASN di unit kerja masing-masing. Jika ditemukan pelanggaran, hak fleksibilitas dapat dicabut.

“Jika ASN tidak dapat dihubungi selama jam kerja FWA, maka fleksibilitasnya bisa dicabut. Profesionalisme harus tetap terjaga meskipun tidak bekerja dari kantor,” ujarnya.

Baca Juga :  Polda Sulut Diduga Tutup Mata dalam Aktivitas PETI Lokosina Bolsel

Pemkab Bolsel menetapkan sejumlah ketentuan dalam pelaksanaan FWA, di antaranya:

FWA bukan waktu libur, melainkan pola kerja berbasis hasil atau output;

Apel Gabungan tetap dilaksanakan setiap hari Rabu;

ASN wajib mengikuti apel pagi dan apel sore melalui panggilan video, disertai tangkapan layar sebagai dokumentasi, dengan mengenakan pakaian dinas sesuai ketentuan;

Pengawasan selama FWA menjadi tanggung jawab penuh Kepala Perangkat Daerah;

ASN dapat dipanggil sewaktu-waktu ke kantor untuk kepentingan kedinasan;

Pimpinan OPD dapat mengusulkan pencabutan hak FWA bagi ASN yang sulit dihubungi;

ASN yang sedang menjalani atau dalam proses hukuman disiplin tidak diperkenankan mengikuti FWA;

ASN tetap wajib melakukan absensi melalui aplikasi SI-BERKA sesuai waktu yang ditentukan (infotorial).

Berita Terkait

Wabup Deddy Kunjungi Wisata Hiu Paus di Bone Bolango, Kembangkan Wisata Bahari di Bolsel
Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel Ikuti Bimtek Legislasi
Cegah Gangguan Pernapasan, Pemkab Bolsel Ajak Masyarakat Gunakan Masker
Enam Desa di Bolsel Akan Miliki KNMP
Tata Ruang Bolsel Lebih Terarah, RDTR Posigadan Digodok
Melalui Dinkes, Pemkab Bolsel Evaluasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Pemkab Bolsel Gelar FGD Pembahasan RTRW
Pelantikan PWI Bolsel Segera Dilaksanakan, Ini Pesan Positif Ketua Viko Karinda
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Wabup Deddy Kunjungi Wisata Hiu Paus di Bone Bolango, Kembangkan Wisata Bahari di Bolsel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel Ikuti Bimtek Legislasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Cegah Gangguan Pernapasan, Pemkab Bolsel Ajak Masyarakat Gunakan Masker

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Enam Desa di Bolsel Akan Miliki KNMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Tata Ruang Bolsel Lebih Terarah, RDTR Posigadan Digodok

Berita Terbaru

Bolsel

Pimpinan dan Anggota DPRD Bolsel Ikuti Bimtek Legislasi

Rabu, 14 Okt 2026 - 23:52 WIB