๐๐๐๐๐ – Bumi klabat didapuk sebagai pusat lokasi kegiatan Program ‘๐๐ข๐ฏ๐ข๐ฎ ๐๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฌ’ di wilayah Sulawesi Utara, bertempat di Kelurahan Airmadidi Atas, Kamis (02/7/2026).
โIni membuktikan kepemimpinan Bupati ๐ฑ๐๐๐๐ ๐ฑ. ๐ฌ. ๐ฎ๐๐๐ ๐ dan Wakil Bupati ๐ฒ๐๐๐๐ ๐พ. ๐ณ๐๐๐๐๐๐๐ (JGKWL), telah berhasil membawa Kabupaten Minahasa Utara (Minut), kian eksis di berbagai bidang. Bahkan, Minut dijadikan percontohan atau pilot project untuk sejumlah program strategis, dalam kaitannya dengan program hilirisasi kelapa sebagaimana digagas Presiden Prabowo Subianto.
โDiketahui, kegiatan ini lewat kolaborasi Pemkab Minut melalui Dinas Pertanian dan Balai Besar Penerapan dan Modernisasi (BBPM).
Kepada media, Bupati Joune Ganda melalui Kepala Dinas Pertanian, ๐ฉ๐๐๐๐๐ ๐ณ๐๐๐๐๐ ๐ฒ๐๐๐๐๐, mengaku terhormat boleh mendapat kepercayaan menjadi lokasi central kegiatan penanaman serentak secara nasional ini.
โโProgram hilirisasi ini memiliki beberapa tujuan strategis di antaranya membuka lapangan kerja, menaikkan pendapatan petani hingga menekan kemiskinan. Ketika Kabupaten Minahasa Utara dipercaya menjadi lokasi pusat kegiatan penanaman serentak, ini juga menjadi bukti nyata bahwa kita sangat mendukung program strategis ini,โ jelas Katuuk.
Menurut Bertha, dengan bergulirnya program ini, ia memastikan jika pihaknya akan mensupport penuh, guna tercapainya tujuan maksimal meski harus dilakukan secara bertahap.
โDiketahui, saat ini pihaknya sedang mengoptimalkan program pemberdayaan 1.000 Ha lahan kelapa yang menyerap 2.000 petani di lima kecamatan.
โArtinya, ketika program jalan, maka masalah kemiskinan, lapangan kerja hingga bagaimana menaikkan pendapatan petani, itu boleh tertangani. Dan ini telah menjadi atensi serius Pak Bupati sampai saat ini,โ ungkapnya.
Sehingga dengan dicanangkannya program ini, diharapkan semua pihak yang terlibat bisa secara maksimal menggunakan setiap potensi yang ada.
โโBaik petani, maupun tenaga pendamping, kita berharap boleh membangun kolaborasi yang kuat sehingga program ini boleh terlaksana sesuai harapan,โ kuncinya.
Perlu diinformasikan, p<span;>rogram Kementerian Pertanian di tahun 2026, Kabupaten Minut mendapat alokasi 800 ha kelapa Genja untuk dukung pariwisata Likupang dan 9.200 ha kelapa Dalam untuk industri kelapa parut, santan, dan minyak.
โ(SR)






