Kotamobagu – Gas LPG 3 Kg di Kotamobagu semakin Langkah Jika Ada pasti Mahal. Harganya Tembus Sampai Rp 60.000. Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen RI (LPK RI ) BMR Edwin Hatam saat Mendapati Warga Yang Saat Mengantri di Pangkalan Desa Moyag Tampoan Sabtu, (21/02/2026)
” Hargga Rp 50 000 sampai Rp 60 000 .kalau perjelas wrung di moyag todulan inisial S menjual gas dengan harga variatif dari 50 000 bahkan ada yng di jual sampai 60rb,jauh di ataes HET ,” ungkap Edwin
Menurutnya walaupun itu bukan pangkalan tapi harga tersebut sudah tidak masuk di akal,itu sudah merupakan upaya pemerasan terhadap masyarakat yang sulit mendapatkan Gas dengan harga sesusai ketentuan .
” Dikarenakan stock di pangkalan resmi yang seakan Raib di telan bumi, sementara itu pemilik warung beralasan bahwa stock gasnya dibeli di manado,ini kan sesuatu yang ganjil?,” ujarnya
Dikatakannya Selain di tenggarai adanya permainan nakal di beberapa pangkalan resmi sehingga terjadi kelangkaan gas 3kg seperti yang terjadi saat ini .
” Saya juga mendapat informasi di lapangan bahwa stock gas di pangkalan resmi itu di kurangi jumlahnya yang biasanya dapat 50 sampai 60 tabung tapi sekarang tinggal dapat 30 tabung saja jadi di mohon kepada pemerintah dan Instansi terkait agar dapa membantu pangkalan resmi untuk bisa menaikan kembali persediaan stok gas di setiap pangkalan yang ada sehingga dapat mengatasi kelangkaan gas 3kg seperti yang terjadi saat ini,” tambahnya
Sekretaris Dinas Perdagangan Kotamobagu Apri Dj.Paputungan Saat Di Hubungi Mengatakan Jika pihaknya sudah Mendapat aduan Dari Masyarakat Dan Akan Menindak lanjuti Aduan tersebut.
” Kami akan segera turun Dan memastikan dan Jika itu benar dan melanggar aturan Pasti ditindak . Tentunya Kami akan Berkordinasi dengan Pihak Terkait bahkan dengan Kepolisian ,” tukas Paputungan
(Tim)






